Wapres Ma’ruf Amin Berikan Paramakarya 2021 Kepada 12 Gubernur, Termasuk Sulsel

Jakarta – Wakil Presiden RI Ma’ruf Amin menyerahkan penghargaan produktivitas Paramakarya Tahun 2021 kepada 12 gubernur di Hotel Sahid Jakarta, Kamis, bersama Menteri Ketenagakerjaan Ida Fauziyah.

Dalam sambutannya, Wapres mengatakan Paramakarya merupakan penghargaan tertinggi yang diberikan pemerintah kepada pemerintah provinsi dan badan usaha atas peningkatan produktivitas.

“Paramakarya adalah penghargaan tertinggi bagi dunia usaha dan dunia industri atas peningkatan produktivitas selama tiga tahun berturut-turut,” kata Wapres di Jakarta.

Wapres mengatakan penilaian terhadap penerima penghargaan tersebut berdasarkan pada penilaian dengan menggunakan elemen Malcolm Baldrige, yakni kepemimpinan, perencanaan strategis, fokus sumber daya manusia (SDM), fokus pelanggan, data, informasi, analisis, manajemen proses, dan hasil usaha.

Wapres mengucapkan selamat kepada para gubernur penerima penghargaan tersebut dan berharap perusahaan penerima penghargaan terus berkembang dan meningkatkan produktivitas.

“Saya sungguh mengharapkan perusahaan yang menerima penghargaan akan semakin berkembang dan naik kelas, sekaligus menjadi motivasi bagi perusahaan lain untuk terus berkarya di tengah berbagai tantangan,” katanya.

Sementara itu, Ida Fauziyah mengatakan Paramakarya 2021 merupakan penghargaan produktivitas yang ke-11 kalinya diberikan sejak 12 Januari 1994 oleh Presiden Soeharto saat itu.

“Paramakarya yang berarti karya unggul, pada hakikatnya merupakan bentuk penghargaan pemerintah kepada perusahaan yang berhasil meningkatkan dan mempertahankan tingkat produktivitasnya selama tiga tahun berturut-turut, dari 2018, 2019, dan 2020,” ujar Ida.

Ke-12 gubernur penerima Paramakarya 2021 tersebut adalah Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan, Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa, Gubernur Aceh Nova Iriansyah, Gubernur Sumatera Barat Mahyeldi Ansharullah, Gubernur Riau Syamsuar, dan Gubernur Jambi Al Haris.

Selanjutnya Gubernur Lampung Arinal Djunaidi, Plt. Gubernur Sulawesi Selatan Andi Sudirman Sulaiman, Gubernur Bangka Belitung Erzaldi Rosman Djohan, Gubernur Kalimantan Barat Sutarmidji, Gubernur Kalimantan Timur Isran Noor, dan Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil.(Ant)