Makassar, sahabatrakyat.com – Pelaksana Tugas (Plt) Gubernur Sulawesi Selatan Andi Sudirman Sulaiman mengingatkan para pimpinan organisasi perangkat daerah (OPD) di jajarannya agar lebih berhati-hati dalam pelaksanaan proyek pengadaan barang dan jasa agar tidak bermasalah hukum kemudian hari.
Andi Sudirman juga berpesan harus tepat sasaran agar pelayanan masyarakat sampai ke masyarakat.”Pesan Inspektorat untuk menjadi ‘dokter’ pribadi bagi OPD-OPD,” ucapnya pada Rapat Koordinasi
Pengadaan Barang dan Jasa se-Sulsel di Baruga Lounge Kantor Gubernur Sulsel, Rabu.
Rakor diikuti oleh Kepala Inspektorat Daerah se Sulsel, serta Kepala Unit Kerja Pengadaan Barang dan Jasa (PBJ) se Sulsel. Andi Sudirman Sulaiman dalam kesempatan ini juga menyampaikan terima kasih atas peran KPK dan BPKPyang senantiasa membantu dan melakukan pendampingan kepada Pemprov Sulsel.
“Kita harus berusaha dan memperbaiki terus dan ada niat untuk ke depan. Menunjukkan komitmen untuk menjaga integritas, ada KPK dan BPKP bersama (mendampingi)” katanya.
hati-dalam-proyek-pengadaan-barang-jasa 2/2 Kasatgas Korsupgah Wilayah IV Niken Aryati, mengatakan pihaknya berfokus untuk melakukan pencegahan
dan penindakan.Niken mengingatkan agar fokus penganggaran untuk penanganan COVID-19 dan PEN tepat sasaran.
“Mari jangan ada kejadian-kejadian seperti itu lagi. Ketika diberi amanah dalam perbaikan PEN dan COVID19, kami harap bisa prioritas dan harus dimanfaatkan untuk masyarakat,” katanya.
“Mari kita kawal bersama-sama, intinya harus transparansi. Kita harus minimalkan, mari bapak/ibu untukmeningkatkan independen. Kalau ada yang intervensi, lapor ke kami,” jelasnya. (Ant)











