Pemprov Sulsel dorong ekosistem untuk wujudkan kemandirian produk halal UMKM

Makassar – Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sulawesi Selatan fokus mendorong lahirnya ekosistem produk halal untuk mewujudkan kemandirian sekaligus menghidupkan dan mengembangkan usaha pelaku UMKM.

“Tujuan utamanya adalah bagaimana mewujudkan kemandirian produk halal agar target pasar bisa semakin berkembang,” kata Gubernur Sulsel Andi Sudirman Sulaiman dalam keterangannya di Makassar, Kamis.

Andi Sudirman mencontohkan negara Thailand yang saat ini sangat fokus pada upaya menjadi dapur halal dunia. Padahal seperti diketahui penduduk negara itu tidak mayoritas beragama Islam.

“Tapi mereka berusaha untuk mengambil pasar umat Muslim agar mau berkunjung atau berwisata di Thailand tanpa merasa ragu,” jelasnya.

Dia berharap UMKM di Sulsel juga berorientasi pada pengembangan pasar seperti yang dilakukan Thailand, sehingga wisatawan tak ragu lagi jika berkunjung ke Sulawesi Selatan.

Sementara itu, Pelaksana Tugas Kepala Dinas Koperasi dan UKM Pemprov Sulsel Sukarniaty Kondolele, mengatakan pihaknya menggelar ajang seperti Halal Fest untuk memberikan akses kemudahan informasi kepada para pelaku usaha dalam memperoleh legalitas, utamanya sertifikasi halal serta sertifikasi merek.

Menurutnya, perkembangan sektor UMKM dan ekonomi syariah Sulawesi Selatan saat ini mengalami peningkatan yang cukup signifikan, seiring dengan pemulihan ekonomi yang terus berlanjut.

Ia menjelaskan, UMKM berbasis syariah perlu didorong ke dalam ekosistem digital. Sehingga para pelaku UMKM lebih memahami model pengelolaan keuangan syariah yang lebih modern.

Dalam Halal Fest ini, para pelaku UMKM diberi pendampingan diantaranya untuk mengurus nomor induk berusaha (NIB), kemasan produk, konsultasi pembiayaan syariah dan konsultasi inovasi produk.

“Ada 500 pelaku UMKM di Sulsel diberi pendampingan legalitas usaha melalui penerbitan NIB,” tambahnya.

Tak hanya itu. Dinas Koperasi dan UKM Sulsel juga membekali pelatihan vokasional syariah kepada 280 pelaku UMKM di Sulsel. Halal Fest ini sekaligus menjadi ajang pameran produk UMKM.

“Lewat Halal Fest ini, kami juga ingin menjaring ide dan masukan pengembangan kemitraan baik melalui lembaga keuangan syariah, perbankan syariah, maupun koperasi syariah bagi UKM dalam pengembangan usahanya,” jelas Sukarniaty. (Ant)