Pemprov Sulsel dan BI fokus promosikan tiga proyek investasi

Makassar – Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sulawesi Selatan bersama Bank Indonesia (BI) setempat fokus mempromosikan tiga proyek investasi terbaik Sulsel kepada para pengusaha nasional hingga investor asing.

Kepala DPMPTSP Sulawesi Selatan Sulkaf S Latief di Makassar, Selasa, mengatakan, tiga proyek investasi itu adalah budidaya ternak sapi potong di Kabupaten Bone, Jappa Rate (Makassar) serta Kawasan Pariwisata Pasi Gusung (KP3GS) di Kabupaten Kepulauan Selayar.

“Tiga proyek investasi yang terpilih pada South Sulawesi Investment Challenge (SSIC) Tahun 2022 ini selanjutnya akan dipromosikan diberbagai pertemuan bisnis di dalam dan luar negeri,” ujarnya.

Selain akan diperkenalkan di ajang-ajang bisnis, lanjut dia, tiga proyek investasi potensial Sulsel ini juga akan diperkenalkan oleh perwakilan BI di sejumlah negara.

“Seluruh perwakilan BI di setiap negara ikut mempromosikan dan masuk di website Phinisi Sultan. Jika ada investor yang tertarik maka bisa langsung bicara Business to Business,” kata mantan Kadis Kelautan dan Perikanan Sulsel ini.

Sementara itu, menurut data DPMPTSP Sulsel, realisasi investasi sampai triwulan III-2022 atau selama bulan Januari-September 2022 telah mencapai Rp9,99 triliun.

Realisasi itu sebagian besar merupakan Penanaman Modal Dalam Negeri (PMDN) sebesar Rp5,43 triliun. Sisanya Penanaman Modal Asing (PMA) sebesar Rp4,55 triliun.

“Nilai investasi Sulsel Januari-September 2022 sebesar Rp 9,99 triliun. Nilai ini melebihi target RPJMD kami,” kata Gubernur Sulsel Andi Sudirman Sulaiman. (Ant)