Makassar – Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan menghadirkan Program Smart School untuk pemerataan kualitas pendidikan dan menciptakan guru terbaik agar dapat memberikan pelajaran dengan pendekatan digital.
“Tahun ini, program inovasi Smart School: Satu Standar, Satu Guru, Satu Sulsel telah mulai dilaksanakan di sekolah-sekolah,” kata Gubernur Sulawesi Selatan Andi Sudirman Sulaiman di Makassar, Senin.
Gubernur mengemukakan bahwa smart school itu memilih guru-guru di Sulsel yang piawai dalam mentransfer ilmu, memiliki mutu dan upaya mengawal (pengajaran).
“Bagaimana mereka menseragamkan dengan Satu Standar, Satu Guru, Satu Sulsel. Artinya, kita mau asas keadilan, orang yang ada di daerah juga merasakan guru terbaik yang ada di Sulsel,” kata Andi Sudirman.
Berkaitan dengan itu, Andi Sudirman menyampaikan arahan secara virtual dalam rangka akselarasi kinerja Dinas Pendidikan Provinsi Sulsel pada UPT Satuan Pendidikan SMA/SMK/SLB Se Sulsel.
Dalam arahannya, Andi Sudirman meminta agar melakukan pengajaran dengan baik, mengerti berbagai jenis kecerdasan siswa, serta dapat mentransfer ilmu dengan metode yang baik sehingga siswa betul-betul paham.
Smart School juga hadir dengan berbagai fitur, seperti rekaman pembelajaran dan pelatihan soal-soal. Sehingga diharapkan dapat dimanfaatkan secara optimal dan bertahap.
Indonesia dengan Pancasilanya, dimana terdapat nilai ketuhanan bahwa menunjukkan eksistensi negara, bangsa dan manusia Indonesia berelasi dengan Tuhan sebagai sumber segala kebaikan. Maka dari itu, Andi Sudirman juga ingin mempelajari agama dengan baik dan melaksanakannya.
“Untuk yang Muslim, saya minta mengaji dan adik-adik kita menghafal Qur’an. Misalnya minimal menghafal juz 30,” sebutnya.
Ia meminta kepala sekolah dan guru dapat menjadi tim kerja yang baik sehingga sasaran dan target dari pendidikan dapat dicapai. Ia menegaskan sekolah tidak memungut pembayaran yang tidak sah kepada siswa, sementara siswa juga diharapkan dapat berpakaian dengan sopan di sekolah.
Tidak lupa, Andi Sudirman menyampaikan ucapan selamat menempuh pendidikan tingkat menengah atas kepada para siswa yang juga mengikuti kegiatan tersebut secara virtual dari sekolah masing-masing.
“Selamat bergabung adik-adik yang kelas 10. Jaga nama sekolah, jaga nama baik keluarga dan belajarlah dengan tekun. Saya berdoa, semua anak-anak saya sekalian baik itu kelas 10, 11 dan 12 menjadi manusia terbaik, pemimpin terbaik kelak. Memiliki moral kepimpinan, cerdas dan betul-betul dapat mengubah masa depan Indonesia lebih baik,” harapnya. (Ant)











