Pemkot Makassar Tekan Percepatan Program Vaksinasi Cegah Varian Omicron

Makassar – Pemerintah Kota Makassar, Sulawesi Selatan, terus memaksimalkan program vaksinasi menuju 100 persen demi mencegah lonjakan kasus COVID-19 khususnya varian Omicron.

Kepala Dinas Kesehatan Kota Makassar dr Nursaidah Sirajuddin di Makassar, Kamis, mengatakan program Makassar Recover mencakup keseluruhan mulai dari pelacakan, kemudian pemeriksaan (testing) maupun tindakan medis berupa isolasi mandiri dan perawatan.

“Kalau upaya khusus, tetap itu maksimalkan vaksinasi lengkap. Kalau kita di Makassar ini sudah menuju 100 persen dan sekarang juga akan fokus di program booster,” ujarnya.

Dokter Ida menyatakan vaksinasi lengkap akan menjadi modal dasar dari warga Makassar untuk beraktivitas di luar ruangan. Data vaksinasi Makassar sudah di atas 85,25 persen hingga awal Januari 2022.

Meski ia mengakui capaian vaksinasi sudah melampaui target nasional, namun dirinya tetap mengingatkan agar masyarakat tidak abai dengan protokol kesehatan.

“Walau capaian vaksinasi kita sudah di atas nasional dan sekarang menuju 100 persen, kita tetap tidak boleh abai. Tetap patuhi protokol kesehatan, memakai masker, menjaga jarak dan sering mencuci tangan serta maksimalkan vaksinasi hingga booster,” katanya.

Dia menjelaskan, COVID-19 dengan varian terbarunya omicron memang jauh lebih cepat penularannya dibandingkan dengan varian sebelum-sebelumnya.

Namun, dengan vaksinasi lengkap, seseorang yang tertular varian baru ini tidak akan bergejala berat karena antibodinya telah terbentuk.

“Obat yang paling ampuh itu kan mencegah, jangan juga abai karena sudah lengkap vaksinnya dosis satu dan dua ditambah booster. Meski begitu, omicron ini masih bisa menulari, meskipun tidak bergejala berat,” ucapnya.(Ant)