Makassar – Satuan Tugas (Satgas ) COVID-19 Sulawesi Selatan merilis kasus aktif di wilayah itu telah mencapai 5.218 orang hingga 1 September 2021.
Penambahan kasus terkonfirmasi positif pada 1 September itu sebanyak 297 orang, maka total masyarakat Sulsel yang telah terkonfirmasi positif yakni 104.937 orang sejak COVID-19 pertama kali muncul hingga 1 September 2021.
Kepala Bidang Kesehatan Masyarakat Dinas Kesehatan Sulsel Husny Thamrin di Makassar, Kamis, mengemukakan bahwa terdapat 93,09 persen dari total terkonfirmasi positif yang telah dinyatakan sembuh. Persentase ini menujukkan jumlah yang lebih baik daripada nasional.
“Kita di angka 93 persen sementara nasional 92 persen terhadap angka kesembuhan pasien COVID-19, tentu ini tidak lepas daripada kerja-kerja tim semua Forkopimda di Sulsel,” ujarnya.
Sementara pada kasus kematian, lanjut Husny, Sulsel juga menunjukkan tren lebih baik dari nasional karena berada di angka 1,93 persen atau 2.028 orang meninggal akibat COVID-19 sedangkan angka nasional 3,3 persen.
Meski demikian, Husny mengemukakan bahwa pasien meninggal akibat COVID-19, hampir semuanya disertai penyakit komorbid atau bawaan sehingga sulit tertolong.
“Angka positif aktif yang ada sekarang itu juga kebanyakan adalah pasien tanpa gejala sehingga banyak juga yang mendapat perawatan lewat tempat-tempat isolasi mandiri yang disiapkan pemerintah, baik di kota maupun di daerah,” urainya.
Penambahan kasus aktif terakhir sebanyak 297 orang dari total uji spesimen sebanyak 5.482 terdiri dari tes swab PCR 3.882 dan antigen 1.600. (Ant)











